Text
Ibuk,
"Seperti sepatumu ini, Nduk. Kadang kita mesti berpijak dengan sesuatu yang tak sempurna. Tapi kamu mesti kuat. Buatlah pijakanmu kuat."
-Ibuk-
Masih belia usia Tinah saat itu. Suatu pagi di Pasar Batu telah meng- ubah hidupnya. Sim, seorang kenek angkot, seorang playboy pasar yang berambut selalu klimis dan bersandal jepit, hadir dalam hidup Tinah lewat sebyah tatapan mata. Keduanya menikah, mereka pun menjadi Ibuk dan Bapak.
Lima anak terlahir sebagai buah cinta. Hidup yang semakin meriah juga semakin penuh perjuangan. Angkot yang sering rusak, rumah mungil yang bocor di kala hujan, biaya pendidikan anak-anak yang besar, dan pernak-pemik permasalahan kehidupan dihadapi buk dengan tabah. Air matanya membuat garis-garis hidup semakin indah.
ibuk, novel karya penulis national best seller Iwan Setyawan, ber- kisah tentang sebuah pesta kehidupan yang dipimpin oleh seorang perempuan sederhana yang perkasa. Tentang sosok perempuan be- ning dan hijau seperti pepohonan yang menutupi kegersangan, yang memberi napas bagi kehidupan.
| 172014 | K 808. 83 SET i | My Library (Kesusastraan) | Tersedia |
| P00000007S | K 808. 83 SET i | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain